Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger - Halo, sobat Infamous semua. Apa kabar? Kembali lagi Infamous Blog akan membagikan sedikit Tips Blogger untuk kalian semua. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger, bagi kamu yang penasaran bisa disimak ulasannya dibawah ini.

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger ini sebenarnya sangatlah mudah, meski begitu widget menu vertical accordion ini memiliki tampilan yang sangat menarik. Kita bisa menggunakan widget seperti untuk keperluan link menu pada blog kita. Baiklah, tidak usah panjang lebar lagi, bagi kamu yang penasaran dengan tampilan widget menu vertical accordion ini bisa lihat di live preview.

Bagaimana, menarik bukan menu vertical accordion ini? Nah, bagi kamu yang ingin mencoba memasang widget menu vertical accordion ini, kamu bisa langsung mengikuti langkah-langkah sederhana dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Pertama, hal yang harus sobat lakukan untuk bisa menerapkan menu vertical accordion ini diblog kalian. Sobat harus menambahkan sedikir kode CSS dibagian template blog kalian, untuk lebih jelasnya bisa dilihat kode css-nya dibawah ini. Silahkan buka dashborad blog kalian > Template > Edit HTML > lalu cari kode ]]></b:skin> dan paste-kan kode CSS dibawah ini tepat diatas kode ]]></b:skin> tersebut.

.cd-accordion-menu {
  width: 90%;
  max-width: 600px;
  background: #4d5158;
  margin: 4em auto;
  box-shadow: 0 4px 40px #70ac76;
}
.cd-accordion-menu ul {
  /* by default hide all sub menus */
  display: none;
}
.cd-accordion-menu li {
  -webkit-user-select: none;
  -moz-user-select: none;
  -ms-user-select: none;
  user-select: none;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox] {
  /* hide native checkbox */
  position: absolute;
  opacity: 0;
}
.cd-accordion-menu label, .cd-accordion-menu a {
  position: relative;
  display: block;
  padding: 18px 18px 18px 64px;
  background: #4d5158;
  box-shadow: inset 0 -1px #555960;
  color: #ffffff;
  font-size: 1.6rem;
}
.no-touch .cd-accordion-menu label:hover, .no-touch .cd-accordion-menu a:hover {
  background: #52565d;
}
.cd-accordion-menu label::before, .cd-accordion-menu label::after, .cd-accordion-menu a::after {
  /* icons */
  content: '';
  display: inline-block;
  width: 16px;
  height: 16px;
  position: absolute;
  top: 50%;
  -webkit-transform: translateY(-50%);
  -moz-transform: translateY(-50%);
  -ms-transform: translateY(-50%);
  -o-transform: translateY(-50%);
  transform: translateY(-50%);
}
.cd-accordion-menu label {
  cursor: pointer;
}
.cd-accordion-menu label::before, .cd-accordion-menu label::after {
  background-image: url(http://mybloggerlab.com/Images/cd-icons.svg);
  background-repeat: no-repeat;
}
.cd-accordion-menu label::before {
  /* arrow icon */
  left: 18px;
  background-position: 0 0;
  -webkit-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -moz-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -ms-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -o-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
}
.cd-accordion-menu label::after {
  /* folder icons */
  left: 41px;
  background-position: -16px 0;
}
.cd-accordion-menu a::after {
  /* image icon */
  left: 36px;
  background: url(http://mybloggerlab.com/Images/cd-icons.svg) no-repeat -48px 0;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label::before {
  /* rotate arrow */
  -webkit-transform: translateY(-50%);
  -moz-transform: translateY(-50%);
  -ms-transform: translateY(-50%);
  -o-transform: translateY(-50%);
  transform: translateY(-50%);
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label::after {
  /* show open folder icon if item is checked */
  background-position: -32px 0;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label + ul,
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label:nth-of-type(n) + ul {
  /* use label:nth-of-type(n) to fix a bug on safari (<= 8.0.8) with multiple adjacent-sibling selectors*/
  /* show children when item is checked */
  display: block;
}
.cd-accordion-menu ul label,
.cd-accordion-menu ul a {
  background: #35383d;
  box-shadow: inset 0 -1px #41444a;
  padding-left: 82px;
}
.no-touch .cd-accordion-menu ul label:hover, .no-touch
.cd-accordion-menu ul a:hover {
  background: #3c3f45;
}
.cd-accordion-menu > li:last-of-type > label,
.cd-accordion-menu > li:last-of-type > a,
.cd-accordion-menu > li > ul > li:last-of-type label,
.cd-accordion-menu > li > ul > li:last-of-type a {
  box-shadow: none;
}
.cd-accordion-menu ul label::before {
  left: 36px;
}
.cd-accordion-menu ul label::after,
.cd-accordion-menu ul a::after {
  left: 59px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label,
.cd-accordion-menu ul ul a {
  padding-left: 100px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label::before {
  left: 54px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label::after,
.cd-accordion-menu ul ul a::after {
  left: 77px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label,
.cd-accordion-menu ul ul ul a {
  padding-left: 118px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label::before {
  left: 72px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label::after,
.cd-accordion-menu ul ul ul a::after {
  left: 95px;
}
.cd-accordion-menu.animated label::before {
  /* this class is used if you're using jquery to animate the accordion */
  -webkit-transition: -webkit-transform 0.3s;
  -moz-transition: -moz-transform 0.3s;
  transition: transform 0.3s;
}

Setelah kita menambahkan kode css di atas, jangan lupa untuk menyimpan tamplate blog kalian. Nah, langkah selanjutnya untuk dapat menampilkan menu vertical accordion di blog, kita harus menambahkan script HTML berikut ini dibagian widget html/javascript di blog kita. Silahkan buka Blogger > Layout > Add a Gadget > Add HTML/JavaScript > kemudian paste kode HTML dibawah ini kedalam konten box widget tersebut. Jangan lupa untuk menyimpan widget tersebut.

<ul class="cd-accordion-menu">
<li class="has-children">
<input type="checkbox" name ="group-1" id="group-1" checked>
<label for="group-1">Group 1</label>

 <ul>
 <li class="has-children">
 <input type="checkbox" name ="sub-group-1" id="sub-group-1">
<label for="sub-group-1">Sub Group 1</label>

<ul>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul>
</li>

<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul> <!-- www.infamous.web.id -->

Selian dibagian sidebar blog, kalian juga bisa meletakkan script diatas sesuai keinginan kalian untuk dapat menampilkan widget menu vertical accordion. Namun hal yang perlu diperhatikan yaitu kesesuaian widget dan tata letak nantinya.

Bagaimana, cukup mudah bukan? Saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel tentang Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. Nah, bagi kamu yang memiliki masalah atau pertanyaan seputar artikel diatas, silahkan ajukan pertanyaan kalian dikotak komentar dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger - Mungkin kalian sering mendengar istilah "Time is Money", tapi kadang tanpa kita sadari kita sering melupakan waktu dan justru membuang waktu dengan percuma tanpa sesuatu yang penting. Oleh karena itu, dengan menambahkan sebuah jam analog klasik yang keren, bisa membuat tampilan blog kamu semakin dinamis sekaligus dapat membantu pengunjung untuk mengingat waktu yang aktual ketika mereka sedang sibuk membaca artikel diblog kita.

Beberapa waktu lalu, ada salah seorang pengunjung blog saya bertanya tentang bagaimana cara membuat dan menambahkan sebuah jam analog klasik di blogger? Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi sedikit tips untuk kalian semua tentang bagaimana cara memasang widget jam analog di blogger dengan mudah.

Apa itu Jam Analog?

Sebuah jam bisa dikatakan analog ketika angka jam terdiri dari 1 sampai 12  atau bisa dibilang menggunakan format sistem 12 jam dan jam analog bergerak menunjukan jam, menit, dan detik secara manual. Jam analog merupakan tampilan dasar sebuah jam. Dan perbedaan antara jam analog dan jam digital yaitu jika jam digital menunjukan waktu menggunakan angka-angka bukan garis.

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger?

Sebelum kita melihat tutorialnya, ada baiknya jika kalian melihat preview widget jam analog ini terlebih dahulu. Untuk preview silahkan klik live preview.

Bagaiaman, tertarik? Nah, bagi kamu yang penasaran dan ingin mencoba memasang widget jam analog ini di blo kalian. Silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini dengan benar, untuk memasang widget jam analog di blog kalian.

Pertama, kita harus menambahkan script javascript untuk dapat memasang widget jam analog ini di blog. Untuk details lengkap script javascript ini, bisa dilihat dibawah ini. Kalian bisa menambahkan script javascript berikut ini dan meletakannya di atas kode </head> didalam template blog kalian.

<script type='text/javascript'>
/*<![CDATA[*/
// Analog Clock
initLocalClocks();
setUpMinuteHands();
function initLocalClocks() {
  // Get the local time using JS
  var date = new Date;
  var seconds = date.getSeconds();
  var minutes = date.getMinutes();
  var hours = date.getHours();


  // Create an object with each hand and it's angle in degrees
  var hands = [
    {
      hand: 'hours',
      angle: (hours * 30) + (minutes / 2)
    },
    {
      hand: 'minutes',
      angle: (minutes * 6)
    },
    {
      hand: 'seconds',
      angle: (seconds * 6)
    }
  ];
  // Loop through each of these hands to set their angle
  for (var j = 0; j < hands.length; j++) {
    var elements = document.querySelectorAll('.' + hands[j].hand);
    for (var k = 0; k < elements.length; k++) {
        elements[k].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        elements[k].style.transform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        // If this is a minute hand, note the seconds position (to calculate minute position later)
        if (hands[j].hand === 'minutes') {
          elements[k].parentNode.setAttribute('data-second-angle', hands[j + 1].angle);
        }
    }
  }
}

function YourTime() {
  // Get the local time using JS
  //var date = new Date;
  var hours = document.getElementById("hours_in").value;
  var minutes = document.getElementById("minutes_in").value;
  var seconds = document.getElementById("seconds_in").value;
 document.getElementById('scy').style.animation='rotate 60s infinite steps(60)';
  // Create an object with each hand and it's angle in degrees
  var hands = [
    {
      hand: 'hours_y',
      angle: (hours * 30) + (minutes / 2)
    },
    {
      hand: 'minutes_y',
      angle: (minutes * 6)
    },
    {
      hand: 'seconds_y',
      angle: (seconds * 6)
    }
  ];
  // Loop through each of these hands to set their angle
  for (var j = 0; j < hands.length; j++) {
    var elements = document.querySelectorAll('.your_time .' + hands[j].hand);
    for (var k = 0; k < elements.length; k++) {
        elements[k].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        elements[k].style.transform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
      1
        if (hands[j].hand === 'minutes_y') {
          elements[k].parentNode.setAttribute('data-second-angle', hands[j + 1].angle);
        }
    }
  }
}

/*
 * Set a timeout for the first minute hand movement (less than 1 minute), then rotate it every minute after that
 */
function setUpMinuteHands() {
  // Find out how far into the minute we are
  var containers = document.querySelectorAll('.minutes-container');
  var secondAngle = containers[0].getAttribute("data-second-angle");
  if (secondAngle > 0) {
    // Set a timeout until the end of the current minute, to move the hand
    var delay = (((360 - secondAngle) / 6) + 0.1) * 1000;
    setTimeout(function() {
      moveMinuteHands(containers);
    }, delay);
  }
}
/*
 * Do the first minute's rotation
 */
function moveMinuteHands(containers) {
  for (var i = 0; i < containers.length; i++) {
    containers[i].style.webkitTransform = 'rotateZ(6deg)';
    containers[i].style.transform = 'rotateZ(6deg)';
  }
  // Then continue with a 60 second interval
  setInterval(function() {
    for (var i = 0; i < containers.length; i++) {
      if (containers[i].angle === undefined) {
        containers[i].angle = 12;
      } else {
        containers[i].angle += 6;
      }
      containers[i].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ containers[i].angle +'deg)';
      containers[i].style.transform = 'rotateZ('+ containers[i].angle +'deg)';
    }
  }, 60000);
}
//------------WWW.INFAMOUS.WEB.ID------------------

/*]]>*/
</script>

Setelah kita menambahkan script javascript diatas, langkah berikutnya kamu juga harus menambahkan kode css untuk mempercantik tampilan jam analog diblog kita. Kamu bisa meletakkan kode css berikut ini dan paste-kan di atas kode ]]></b:skin> didalam template blog kalian.

.label {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.label_y {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.clock_local {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local2 {
    border-radius: 50%;
    background: #bae2f6 url(http://mybloggerlab.com/Images/clock2.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    margin-left: 50px;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.clock_local2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.minutes-container,
.hours-container,
.seconds-container,
.seconds-container_y {
    position: absolute;
    top: 0;
    right: 0;
    bottom: 0;
    left: 0;
}
.hours {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
.hours_y {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes_y {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds_y {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
@keyframes rotate {
    100% {
        transform: rotateZ(360deg);
    }
}
.hours-container {
    animation: rotate 43200s infinite linear;
}
.minutes-container {
    animation: rotate 3600s infinite steps(60);
}
.seconds-container {
    animation: rotate 60s infinite steps(60);
}
.skin2 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock4.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin3 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock5.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin4 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock6.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin3::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin4::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.label {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.label_y {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.clock_local {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local2 {
    border-radius: 50%;
    background: #bae2f6 url(http://mybloggerlab.com/Images/clock2.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    margin-left: 50px;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.clock_local2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.minutes-container,
.hours-container,
.seconds-container,
.seconds-container_y {
    position: absolute;
    top: 0;
    right: 0;
    bottom: 0;
    left: 0;
}
.hours {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
.hours_y {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes_y {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds_y {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
@keyframes rotate {
    100% {
        transform: rotateZ(360deg);
    }
}
.hours-container {
    animation: rotate 43200s infinite linear;
}
.minutes-container {
    animation: rotate 3600s infinite steps(60);
}
.seconds-container {
    animation: rotate 60s infinite steps(60);
}
.skin2 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock4.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin3 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock5.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin4 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock6.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin3::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin4::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}

Nah, setelah kita manambahkan kode javascript dan css, sekarang saatnya kita menambahkan kode html yang akan menampilkan jam analog diblog kalian. Disini saya memiliki lima tampilan warna dan design jam analog yang berbeda, kalian bisa memilih sesuai dengan selera dan kecocokan dengan blog kalian.

Untuk menampilkan jam analog di blog kalian menggunakan kode html, kalian bisa meletakkan kode html ini dimanapun dibagian blog kalian. Untuk menambahkan jam analog di blog kalian bisa klik layout > tambahkan gadget baru > html/javascript dan paste kode html jam analog dibawah ini didalam konten box.

<div class="clock_local2">
<section class="label">Local time</section>
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="clock_local">
<section class="label">Local time</section>
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin2">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin3">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin4">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

Nah, jika semua sudah selesai, jangan lupa untuk menyimpan widget kalian. Jika tidak terdapat error, maka kalian bisa langsung melihat tampilan widget jam analog ini blog kalian. Nah, jika kamu memiliki kemampuan yang baik dibidang css, kamu juga bisa melakukan customize tampilan jam analog ini dibagian kode css untuk mendapatkan tampilan yang kalian inginkan.

Demikian artikel saya kali ini tentang Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger. Jika kalian memiliki masalah dengan penerapan widget ini, silahkan ajukan pertanyaan kalian melalui kotak komentar dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar guys? Pada kesempatan kali ini saya kembali akan berbagi tips dan trik seputar blog untuk kalian semua. Karna kebetulan saya juga sudah lama tidak update artikel seputar script blog, nah baru kesempatan ini saya bisa menulis artikel yang berisi tentang script.

Tutorial kali ini tentang Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog, saya dedikasikan untuk sahabat blog yang pernah merequest tutorial ini di akun facebook pribadi saya. Saya minta maaf jika sudah membuat kalian menunggu, karna kebetulan baru sekarang saya berkesempatan untuk menulis artikel lagi.

Seperti judul artikel ini, dengan menerapkan tutorial ini kalian bisa mematikan klik kanan dan juga mendisable seleksi teks pada blog yang dipasangi script ini. Untuk cara mendisable seleksi teks diblog sebenarnya masih menggunakan cara dan script css yang sama pada umumnya, yaitu dengan mematikan user-select:none; pada blog kita. Script css-nya seperti dibawah ini:

.post-body {
-webkit-user-select:none;
-khtml-user-select:none;
-moz-user-select:none;
-ms-user-select:none;
user-select:none;
}

Nah, sedangkan untuk mematikan klik kanan pada blog, disini kita hanya memtikan fungsi oncontextmenu pada klik kanan tersebut. Jadi, textmenu sewaktu kita mengklik kanan tidak akan ditampilkan. Untuk kalian yang belum tahu apa itu oncontextmenu pada browser, silahkan lihat gambar dibawah ini.

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Nah, lalu untuk cara mematikan oncontextmenu pada klik kanan di blog, sobat bisa menambahkan script dibawah ini kedalam tag <body> ditemplate blog kalian. Namun untuk lebih mudahnya, sobat bisa langsung menyalin semua script <body> dibawah ini kemudian mengganti script <body> yang ada didalam template kalian dengan script dibawah ini. Jangan lupa untuk menyimpan template blog kalian jika sudah selesai.

<body oncontextmenu='return(false)' ondragstart='return(true)' onkeydown='return(true)' onmousedown='return(true)' >

Saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel saya ini tentang Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog bisa bermanfaat untuk sobat blogger semua. Jika kalian mengalami masalah atau bingung, silahkan ajukan komentar sobat dibawah ini. Sampai jumpa.

Modifikasi Efek Hover Pada Button Dengan CSS3

Modifikasi Efek Hover Pada Button Dengan CSS3

Modifikasi Efek Hover Pada Button Dengan CSS3 - Halo, sobat blogger semua. Pada kesempatan yang indah ini saya kembali akan berbagi sebuah tips blogger untuk sobat semua. Pada artikel kali ini saya akan membagikan tips bagaimana cara melakukan modifikasi efek hover pada button menggunakan CSS3. Mungkin sobat semua sudah sering ya menggunakan button/tombol sebagai media meletakan sebuah link, saya juga begitu.

Menurut saya, jika kita menggunakan button sebagai media meletakan link, tentu akan lebih menarik dimata pengunjung serta lebih enak untuk dilihat jika dibandingkan kita menggunakan text langsung untuk melatakan sebuah link. Dan sekarang ini, sudah banyak sekali modifikasi button menggunakan berbagai efek hover dan icon untuk mempercantik tampilan button tersebut. Dan salah satunya adalah Modifikasi Efek Hover Pada Button Dengan CSS3 yang akan saya bagikan pada kesempatan kali ini.

Baiklah, mungkin sobat semua sudah penasaran dengan tampilan seperti apa button hover efek kali ini. Untuk itu, agar sobat tidak bertanya-tanya lagi akan tampilan dari button hover efek ini, ada baiknya jika sobat melihat live demo pada link yang sudah saya siapkan dibawah ini.


Beberapa efek yang dapat digunakan adalah 25 efek menggunakan CSS transform, 6 efek border transitions, 6 efek shadow dan glow transition serta 8 efek speech bubbles dan 4 efek curls. Untuk dapat menerapkan seluruh efek tersebut, dan agar dapat digunakan didalam blog langkah pertama pasang kode berikut ini kedalam template blog dan taruh di atas kode </head>.
<link href='https://googledrive.com/host/0B9oV8y69Frv8VnZ5cVdpVXZVN2s' rel='stylesheet' type='text/css'/>

Kemudian simpan template.

Untuk menentukan masing-masing efek yang akan di gunakan, kode pemanggilannya seperti dibawah ini:

2D Transforms

<a rel="grow" class="button grow">Grow</a>
<a rel="shrink" class="button shrink">Shrink</a>
<a rel="pulse" class="button pulse">Pulse</a>
<a rel="pulse-grow" class="button pulse-grow">Pulse Grow</a>
<a rel="pulse-shrink" class="button pulse-shrink">Pulse Shrink</a>
<a rel="push" class="button push">Push</a>
<a rel="pop" class="button pop">Pop</a>
<a rel="rotate" class="button rotate">Rotate</a>
<a rel="grow-rotate" class="button grow-rotate">Grow Rotate</a>
<a rel="float" class="button float">Float</a>
<a rel="sink" class="button sink">Sink</a>
<a rel="hover" class="button hover">Hover</a>
<a rel="hang" class="button hang">Hang</a>
<a rel="skew" class="button skew">Skew</a>
<a rel="skew-forward" class="button skew-forward">Skew Forward</a>
<a rel="skew-backward" class="button skew-backward">Skew Backward</a>
<a rel="wobble-horizontal" class="button wobble-horizontal">Wobble Horizontal</a>
<a rel="wobble-vertical" class="button wobble-vertical">Wobble Vertical</a>
<a rel="wobble-to-bottom-right" class="button wobble-to-bottom-right">Wobble To Bottom Right</a>
<a rel="wobble-to-top-right" class="button wobble-to-top-right">Wobble To Top Right</a>
<a rel="wobble-top" class="button wobble-top">Wobble Top</a>
<a rel="wobble-bottom" class="button wobble-bottom">Wobble Bottom</a>
<a rel="wobble-skew" class="button wobble-skew">Wobble Skew</a>
<a rel="buzz" class="button buzz">Buzz</a>
<a rel="buzz-out" class="button buzz-out">Buzz Out</a>

Border Transitions

<a rel="border-fade" class="button red border-fade">Border Fade</a>
<a rel="hollow" class="button red hollow">Hollow</a>
<a rel="trim" class="button red trim">Trim</a>
<a rel="outline-outward" class="button red outline-outward">Outline Outward</a>
<a rel="outline-inward" class="button red outline-inward">Outline Inward</a>
<a rel="round-corners" class="button red round-corners">Round Corners</a>

Shadow and Glow Transitions

<a rel="glow" class="button turqoise glow">Glow</a>
<a rel="box-shadow-outset" class="button turqoise box-shadow-outset">Box Shadow Outset</a>
<a rel="box-shadow-inset" class="button turqoise box-shadow-inset">Box Shadow Inset</a>
<a rel="float-shadow" class="button turqoise float-shadow">Float Shadow</a>
<a rel="hover-shadow" class="button turqoise hover-shadow">Hover Shadow</a>
<a rel="shadow-radial" class="button turqoise shadow-radial">Shadow Radial</a>

Speech Bubbles

<a rel="bubble-top" class="button orange bubble-top">Bubble Top</a>
<a rel="bubble-right" class="button orange bubble-right">Bubble Right</a>
<a rel="bubble-bottom" class="button orange bubble-bottom">Bubble Bottom</a>
<a rel="bubble-left" class="button orange bubble-left">Bubble Left</a>
<a rel="bubble-float-top" class="button orange bubble-float-top">Bubble Float Top</a>
<a rel="bubble-float-right" class="button orange bubble-float-right">Bubble Float Right</a>
<a rel="bubble-float-bottom" class="button orange bubble-float-bottom">Bubble Float Bottom</a>
<a rel="bubble-float-left" class="button orange bubble-float-left">Bubble Float Left</a>

Curls

<a rel="curl-top-left" class="button purple curl-top-left">Curl Top Left</a>
<a rel="curl-top-right" class="button purple curl-top-right">Curl Top Right</a>
<a rel="curl-bottom-right" class="button purple curl-bottom-right">Curl Bottom Right</a>
<a rel="curl-bottom-left" class="button purple curl-bottom-left">Curl Bottom Left</a>

Demikian untuk cara Modifikasi Efek Hover Pada Button Dengan CSS3. Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat bagi sobat semua. Jika sobat mengalami masalah atau kesulitas ketika menerapkan tips kali ini, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini. Pasti saya akan membantu!
Selamat mencoba..!

Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog

Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog

Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog - Halo, sobat blog. Pada kesempatan ini, kembali lagi saya akan berbagi sebuah tips blogger untuk sobat setia blog semua tutorialku. Pada artikel kali ini saya akan berbagi tips mengenai bagaimana Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog.

Mungkin sobat semua sudah sering ya melakukan selection text disebuah blog, biasanya sih ketika kita melakukan selection text adalah sewaktu kita ingin mengcopy text tersebut. Selection text atau yang lebih kita kenal dengan istilah memblock text menggunakan mouse, biasanya sudah memiliki warna default yaitu background biru sebagai latar belakang dan juga putih sebagai warna text yang kita block.

Nah, oleh karna itu. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi code untuk mengganti warna pada selection text tersebut. Untuk lebih jelas, sobat bisa langsung mengikuti langkah-langkah dibawah ini untuk tahu Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog.

Cara Mengganti Warna Selection Text di Blog


1. Masuk ke blogger
2. Pilih Template > edit HTML > cari kode ]]></b:skin>
3. Kemudian paste kode dibawah ini tepat diatas kode ]]></b:skin>
/*---- Text Selection Customization by http://semua-tutorialku.blogspot.com ---- */
::selection {
background:#9b59b6; /* This is the background color on selection */
color:#fff; /* This is text color on selection */
}
::-moz-selection {
background:#9b59b6;
color:#fff
}
::-webkit-selection {
background:#9b59b6;
color:#fff
}

4. Simpan template

Tips! Sobat bisa mengganti warna background maupun text sesuai keinginan sobat.

Bagaimana, cukup mudah bukan? Saya rasa itu saya yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel singkat ini bisa membantu sobat semua untuk mempercantik tampilan blog kalian semua. Selamat mencoba! :)

Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger

Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger

Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar? pada kesempatan kali ini saya kembali ingin berbagi sebuah tips blogger untuk sobat semua. Tips yang akan saya bagi kali ini cukup sederhana, dan sangat simple sekali namun saya rasa juga cukup penting bagi sobat yang menggunakan kotak komentar disqus khususnya.

Yap, tepat sekali. Pada artikel saya kali ini, saya akan berbagi tips tentang Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, jika para blogger sudah mulai pindah dan banyak menggunakan kotak komentar disqus untuk saling berinteraksi dengan pengunjung disetiap postingan atau artikel blog.

Saya sendiri sekarang sudah mulai menggunakan disqus sebagai kotak komentar. Menurut saya, enaknya jika kita menggunakan kotak komentar disqus yakni mudah dan tidak menyulitkan pengunjung untuk berkomentar. Apalagikan disqus tidak menggunakan captcha, sehingga sangat mudah untuk melakukan komentar secara langsung.

Baiklah, langsung saja. Bagi sobat semua yang juga sudah menggunakan kotak komentar disqus dan ingin tahu Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger. Sobat bisa mengikuti langkah sederhana dibawah ini.

Cara Membuat Simple Disqus Recent Comments di Blogger


1. Masuk ke blogger
2. Pilih tata letak > add gadget > html/javascript
3. Lalu paste kode dibawah ini kedalam content box widget tersebut.
<style scoped="scoped" type="text/css">
#RecentComments{display:block;width:100%;margin:0 auto;padding:0;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;height:400px;}
#RecentComments ul.dsq-widget-list{text-align:left;max-height:400px;overflow:auto;}
#RecentComments img.dsq-widget-avatar{margin:3px 10px 7px 0;width:32px;height:32px;padding:0;float:left;border-radius:3px;clear:both;display:block}
#RecentComments p.dsq-widget-meta{clear:both;font-size:80%;margin-top:5px;font-weight:400}
#RecentComments p.dsq-widget-meta a{display:inline-block;width:48%;overflow:hidden;text-overflow:ellipsis;white-space:nowrap;color:#aaa}
#RecentComments p.dsq-widget-meta a:hover{color:#ff675c}
#RecentComments li.dsq-widget-item{margin:0;padding:6px 10px 6px 0;list-style-type:none;clear:both;border-bottom:1px solid #eee;color:#736fb8;font-weight:600}
#RecentComments li.dsq-widget-item:last-child{border-bottom:none}
#RecentComments a.dsq-widget-user {display:table;color:#736fb8;font-weight:600;}
#RecentComments a.dsq-widget-user:hover{color:#999;}
#RecentComments span.dsq-widget-comment{display:block;clear:both;margin-top:5px;}
#RecentComments .dsq-widget-comment p{display:inline-block;font-size:92%;margin:0;font-weight:400;color:#444;max-width:100%;}
#RecentComments .dsq-widget-item pre{position:relative;background:#ffe4ad;padding-top:0;border-radius:4px;transition:all .3s}
#RecentComments .dsq-widget-item pre:hover {background:#ffe4ad;}
#RecentComments .dsq-widget-item pre code{color:#908575;font-size:82%}
#RecentComments .dsq-widget-item pre:before{content:'';position:absolute;padding:initial;font-size:initial;text-indent:initial;left:initial;color:initial;top:0;right:0;width:1.2em;height:1.2em;background-color:#ebd099}
#RecentComments .dsq-widget-item pre:after{content:'';font-size:initial;padding:0;position:absolute;width:0;height:0;border-style:solid;border-width:0 1.2em 1.2em 0;border-color:transparent #fff transparent transparent}
</style>
<div id="RecentComments" class="dsq-widget">
<script defer="defer" type='text/javascript'>
//<![CDATA[
document.write("<scr" + "ipt type=\"text/javascript\" src=\"https://semuatutorialkublog.disqus.com/recent_comments_widget.js?num_items=18&hide_mods=0&hide_avatars=1&avatar_size=32&excerpt_length=120\"></scr" + "ipt>");
//]]>
</script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$("#RecentComments a").filter(function(){return this.hostname&&this.hostname!==location.hostname}).attr('rel', 'nofollow').attr('target', '_blank');
//]]>
</script></div>

4. Simpan widget, selesai.

Catatan: Jangan lupa untuk mengganti ID Disqus dengan milik sobat.

Nah, saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel singkat dan sederhana ini bisa bermanfaat untuk sobat semua. Selamat mencoba!

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar? Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sebuah widget yang saya rasa sudah tidak asing lagi bagi para Blogger. Yap, bener banget. Widget yang akan saya bagikan kali ini adalah widget share button yang sering sobat temui di berbagai blog.

Fungsi dari widget share button ini masih sama seperti widget share button yang lainnya, yaitu memungkinkan pengunjung blog untuk berbagi artikel yang mereka baca yang dirasa bermanfaat ke sosial media dengan mudah.

Lalu kenapa harus memasang widget share button ini?

Kenapa sobat harus memasang widget share button yang akan saya bagikan kali ini, itu karena widget share button ini sudah mendukung tampilan yang sangat responsive. Selian itu, widget share button ini juga dilengkapi dengan plugin counter yang memungkinkan untuk menampilkan jumlah share yang di klik oleh pengunjung. Untuk tampilan dari share button ini bisa sobat lihat seperti pada gambar dibawah ini, lengkap dengan fitur responsive-nya.

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog


Widget ini menggunakan fontawesome, pastikan di dalam template sudah terdapat link fontawesome.

1. Login ke Blogger > Template Editor > Tambahkan kode di bawah ini sebelum ]]></b:skin> atau </style>
/* Share Button dengan Counter untuk Blogger by http://semua-tutorialku.blogspot.com */
.Semua_Tutorialku_Blog { position: relative; background: none; z-index: 2; width: 100%; padding: 10px 0; display: inline-block; font-family: sans-serif; margin: 5px 0px; border-top: 1px dotted rgba(0, 0, 0, 0.05); border-bottom: 1px dotted rgba(0, 0, 0, 0.05); } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku { display: block; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { text-align: center; margin: 0 auto; display: inline-block; min-width: 41px; }  .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap1 { display: inline-block; width: 31px; float: left; }  .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul { margin: 0; padding: 0; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a:hover { color: #FFF !important; cursor: pointer; line-height: 25px; height: 100%; display: block; text-decoration: none; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { list-style: none; list-style-type: none; padding: 0; margin: 1px; float: left; width: 16%; max-width: 115px; display: inline-block; font-size: 13px; overflow: hidden; text-align: left; height: 25px; line-height: 25px; color: #fff; border: 1px solid rgba(0,0,0,0.04); -webkit-transition: all 0.4s ease-in-out; -moz-transition: all 0.4s ease-in-out; -ms-transition: all 0.4s ease-in-out; -o-transition: all 0.4s ease-in-out; transition: all 0.4s ease-in-out; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li .fa { color: #fff; font-size: 17px; font-weight: normal; font-family: FontAwesome; display: inline-block; text-align: center; padding: 0; height: 25px; line-height: inherit; width: 30px; background-color: rgba(0,0,0,0.1); border-right: 1px solid rgba(0,0,0,0.05); } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb { background: #3a579a; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb:hover { background: #314a83; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr { background: #00abf0; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr:hover { background: #0092cc; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus { background: #df4a32; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus:hover { background: #be3f2b; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst { background: #cd1c1f; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst:hover { background: #ae181a; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin { background: #2554BF; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin:hover { background: #224EB4; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share.h6 { font-size: 10px; font-weight: bold; text-shadow: none!important; text-decoration: none; text-align: center; color: #000000; border-top: 3px solid #FFF600 !important; border-bottom: 0; padding: 0px !important; padding-top: 5px!important; margin: 0 !important; line-height: 8px; border-radius: 75% 0; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share { border: none; margin: 0px 5px 0px 1px; overflow: visible !important; width: 95px !important; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share .count.h4 { font-size: 18px; font-weight: bold; text-shadow: none; text-decoration: none; font-family: sans-serif; text-align: center; color: #FF0000; line-height: 15px; margin-top: 0px; margin: -4px 0px 2px 0; min-height: 15px; padding: 0px; border: none; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus .share-btn, 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin .share-btn { position: relative; color: #C3C3C3; display: inline-block; text-align: center; font-weight: bold; font-size: 11px; float: right; min-width: 12px; font-family: sans-serif; padding: 0px 5px; background-color: rgba(0,0,0,0.28); border-radius: 0px 0px 0px 15px; }
@media only screen and (max-width: 979px){
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin { width: 34px; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst .share-btn { display: none !important; } } 
@media only screen and (max-width:768px) { .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a, .Semua_Tutorialku_Blog 
.Semua_Tutorialku ul li a:hover { color: #FFF !important; cursor: pointer; line-height: 25px; font-size: 11px; height: 100%; display: block; text-decoration: none; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { min-width: 34px; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst { width: 30px; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { margin: 1px 3px; }  
@media only screen and (max-width:479px) { .Semua_Tutorialku_Blog 
.Semua_Tutorialku .share { border: none; margin: 0px 5px 0px 1px; overflow: visible!important; width: 80px!important; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { width: 25px !important; margin: 2px; border-radius: 50px; border: 2px solid rgba(0, 0, 0, 0.14); } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { display: none !important; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li .fa { width: 25px !important; } } 

2. Tambahkan kode di bawah ini tepat di bawah atau di atas <data:post.body/> atau <div class='post-footer'>.
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div class="Semua_Tutorialku_Blog">
<div class="Semua_Tutorialku">
<ul>
<li class="share">
<div class="share-btn" data-service="total">
<div class="count h4"></div>
<div class="share h6">SHARES</div>
</div>
</li>
<li class="btn_fb"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://www.facebook.com/share.php?v=4&amp;u=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;t=&quot; + data:post.title' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=436"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-facebook"></i>
</div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="facebook">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_twtr"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://twitter.com/share?text=&quot; + data:post.title + &quot;&amp;url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;via=RamaDony96&quot;' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=436"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-twitter"></i></div>
<div class="wrap">Tweet</div>
<div class="share-btn" data-service="twitter">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_gplus"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;https://plus.google.com/share?url=&quot; + data:post.url' onclick='javascript:window.open(this.href,"   "   ,"   menubar=no,toolbar=no,resizbutton_le=yes,scrollbars=yes,height=600,width=600"   );   return false;   ' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-google-plus"></i></div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="google">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_pntrst"><a data-pin-config="beside" expr:data-img='data:post.thumbnailUrl' expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://pinterest.com/pin/create/button/?url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;media=&quot; + data:post.thumbnailUrl + &quot;&amp;description=&quot; + data:post.title' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=500"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-pinterest"></i></div>
<div class="wrap">Pin</div>
<div class="share-btn" data-service="pinterest">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_linkdin"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;title=&quot; + data:post.title + &quot;&amp;summary=&quot; + data:post.snippet' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=500"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-linkedin"></i></div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="linkedin">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>  
</ul>
</div>
</div>
</b:if>

Ganti kode yang ditandai dengan username Twitter sobat.

3. Tambahkan kode di bawah ini diatas kode </body>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>			
<script type="text/javascript">//<![CDATA[
$(document).ready(function () {
  var shareUrl = $("link[rel=canonical]").attr("href");
    $.getJSON('http://tbncounts-sharecounts.rhcloud.com/?url=' + encodeURIComponent(shareUrl) + "&callback=?", function (data) {
        shares = data.shares;
        $(".count").each(function (index, el) {
            service = $(el).parents(".share-btn").attr("data-service");
            count = shares[service];
            if (count > 1000) {
                count = (count / 1000).toFixed(1);
                if (count > 1000) count = (count / 1000).toFixed(1) + "M";
                else count = count + "k";
            }
            $(el).html(count);
        });
    });
});
//]]></script></b:if>

4. Simpan template dan lihat hasilnya.

Demikian Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar? Senang rasanya pada kesempatan kali ini saya kembali bisa menulis artikel di blog saya ini lagi. Setelah beberapa hari saya tidak update artikel di blog ini, nah mungkin sebagian dari sobat semua juga sudah menunggu artikel terbaru dari blog ini. Saya minta maaf, karna akhir-akhir ini saya mulai jarang online karna kesibukan saya sehari-hari sehingga tidak sempat untuk menulis artikel blog.

Pada artikel saya kali ini, saya akan memberikan tutorial tentang bagaimana cara membuat tab accordion di postingan blog menggunakan CSS3. Sebenarnya saya pernah menggunakan dan mencari-cari tutorial tentang membuat menu accordion dan dropdown di postingan blog ketika saya mengikuti perlombaan online, tapi saya masih merasa kesulitan dalam menemukan tutorial yang saya inginkan. Hingga saya menemukan script CSS3 Accordion, yang bisa saya gunakan untuk membuat menu tab accordion yang bisa diterapkan dipotingan blog.

Meski menu tab accordion ini hanya menggunakan script CSS3, akan tetapi tampilan tab accordion ini bisa tampil lebih minimalist dan elegant. Selian itu, tab accordion ini juga sangat cocok dengan berbagai warna template blog kalian. Untuk lebih jelasnya, sobat bisa melihat demo dari Tab Accordion CSS3 seperti dibawah ini.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion
Preview

Bagaimana, tertarik? Nah, bagi sobat semua yang tertarik dan ingin mencoba menggunakan tab accrodion ini dipostingan blog. Sobat bisa menerapkan Tab Accordion di postingan blog dengan mengikuti langkah-langkah sederhana dibawah ini.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

1. Masuk ke blogger
2. Klik tab template > edit html
3. Lalu cari kode ]]></b:skin> dan paste kode css3 dibawah ini tepat diatas kode ]]></b:skin>
 .semua-tutorialku-blog{
 width: 50%;
 margin: 10px auto 30px auto;
 text-align: left;
}
.semua-tutorialku-blog label{
 font-family: 'BebasNeueRegular', 'Arial Narrow', Arial, sans-serif;
 padding: 5px 20px;
 position: relative;
 z-index: 20;
 display: block;
 height: 30px;
 cursor: pointer;
 color: #777;
 text-shadow: 1px 1px 1px rgba(255,255,255,0.8);
 line-height: 33px;
 font-size: 19px;
 background: #ffffff;
 background: -moz-linear-gradient(top, #ffffff 1%, #eaeaea 100%);
 background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(1%,#ffffff), color-stop(100%,#eaeaea));
 background: -webkit-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: -o-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: -ms-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#ffffff', endColorstr='#eaeaea',GradientType=0 );
 box-shadow: 
  0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3), 
  1px 0px 0px 0px rgba(255,255,255,0.9) inset, 
  0px 2px 2px rgba(0,0,0,0.1);
}
.semua-tutorialku-blog label:hover{
 background: #fff;
}
.semua-tutorialku-blog input:checked + label,
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover{
 background: #c6e1ec;
 color: #3d7489;
 text-shadow: 0px 1px 1px rgba(255,255,255, 0.6);
 box-shadow: 
  0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3), 
  0px 2px 2px rgba(0,0,0,0.1);
}
.semua-tutorialku-blog label:hover:after,
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover:after{
 content: '';
 position: absolute;
 width: 24px;
 height: 24px;
 right: 13px;
 top: 7px;
 background: transparent url(../images/arrow_down.png) no-repeat center center; 
}
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover:after{
 background-image: url(../images/arrow_up.png);
}
.semua-tutorialku-blog input{
 display: none;
}
.semua-tutorialku-blog article{
 background: rgba(255, 255, 255, 0.5);
 margin-top: -1px;
 overflow: hidden;
 height: 0px;
 position: relative;
 z-index: 10;
 -webkit-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -moz-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -o-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -ms-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
}
.semua-tutorialku-blog article p{
 
 color: #777;
 line-height: 20px;
 font-size: 14px;
 padding: 15px;
 
}
.semua-tutorialku-blog input:checked ~ article{
 -webkit-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -moz-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -o-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -ms-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 box-shadow: 0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3);
}
.semua-tutorialku-blog input:checked ~ article.article-semua-tutorialku-blog{
 height: 200px;
 text-align: justify;
}

4. Kemudian simpan template.

Nah, untuk menggunakan tab accordion ini di postingan blog sobat. Kalian bisa menggunakan script HTML dibawah ini, dan paste di mode HTML posting editor.
ERROR Loading..

Semoga bermanfaat..