Cara Membuat Skype Share Button di Blogger

Cara Membuat Skype Share Button di Blogger

Cara Membuat Skype Share Button di Blogger - Halo, sobat Infamous, apa kabar? Kembali lagi Infamous Blog akan berbagi sebuah Tutorial Blogger berupa widget untuk kalian semua. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagai tutorial tentang bagaimana Cara Membuat Skype Share Button di Blogger.

Sudah tahu dengan Skype kan? Hemm, saya rasa kalian semua sudah tidak asing lagi ya dengan sosial media yang satu ini. Jadi saya rasa tidak perlu untuk menjalaskan tentang Skype ini. Tapi bagi kamu yang memang belum tahu dan penasaran apa itu skype, bisa membaca artikel tentang skype disini.

Kenapa harus membuat Skype share button?

Dalam upaya untuk meningkatkan traffik dan popularitas blog yang kita kelola, maka tidak ada salahnya bagi kita untuk menjangkau para member dari skype ini. Hingga saat ini, para member skype sudah mencapai lebih dari 30 M yang aktif. Nah oleh karena itu, apa salahnya jika kita memanfaatkan member skype sebanyak itu untuk mempromosikan blog yang kita kelola.

Cara Membuat Skype Share Button di Blogger

Dengan member sebanyak itu, saya rasa tidak mungkinlah jika traffik skype sedikitpun tidak berpindah keblog kita, iya kan? Apalagi jika blog kita memiliki artikel yang mereka juga sukai dan mereka butuhkan. Nah, jadi bagaimana? Apa kalian ingin mencoba memasang widget skype share button ini? Jika iya, silahkan ikuti langkah-langkah sederhana dibawah ini.

Cara Membuat Skype Share Button di Blogger

Pertama, langkah yang harus kita lakukan untuk memasang widget skype share button yaitu dengan memasang script skype share di template blog kita. Script skype ini berfungi untuk mengaktifkan button skype share nantinya. Untuk cara pemasangan scriptnya, silahkan buka Blogger > Template > Edit HTML > lalu cari kode </head>. Setelah ketemu, paste kode script dibawah ini tepat diatas kode </head> tersebut.

<script>
// Place this code in the head section of your template
// Share by www.infamous.web.id
(function(r, d, s) {
 r.loadSkypeWebSdkAsync = r.loadSkypeWebSdkAsync || function(p) {
  var js, sjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(p.id)) { return; }
  js = d.createElement(s);
  js.id = p.id;
  js.src = p.scriptToLoad;
  js.onload = p.callback
  sjs.parentNode.insertBefore(js, sjs);
 };
 var p = {
  scriptToLoad: 'https://swx.cdn.skype.com/shared/v/latest/skypewebsdk.js',
  id: 'skype_web_sdk'
 };
 r.loadSkypeWebSdkAsync(p);
})(window, document, 'script');
</script>

Jika sudah, jangan lupa untuk menyimpan template blog kalian ya.

Nah, jika sudah menambahkan script diatas. Sekarang waktunya untuk menampilkan tombol skype share di blog kalian. Untuk itu, copy-paste kode HTML dibawah ini dan letakkan dibagian template manapun yang kamu mau untuk menampilkan share skype button ini. Nah, bagi kamu yang ingin menampilkan share button ini dibagian seidebar blog, kalian bisa klik Layout > Tambahkan Widget > HTML/Javascript > dan paste kode html berikut didalam text box tersebut.

<div class='skype-share' data-href='' data-lang='' data-text='' data-style='small' ></div>

Tips! Namun saya menyarankan widget skype share button ini sangat cocok untuk diletakkan dibagian akhir postingan blog kalian. Atau bisa juga disandingkan dengan widget share button yang lainnya.

Selain itu, kalian juga bisa mengganti ukuran widget skype share button ini sesuai selera kalian. Untuk hal itu, kalian bisa memilih salah satu kode dibawah ini untuk menerapkannya diblog kalian. Namun sebenarnya kalian hanya perlu mengganti data-style dari skype share ini, seperti small, circle, large, dan square.

<div class='skype-share' data-href='' data-lang='' data-text='' data-style='small' ></div>

<div class='skype-share' data-href='' data-lang='' data-text='' data-style='circle' ></div>

<div class='skype-share' data-href='' data-lang='' data-text='' data-style='large' ></div>

<div class='skype-share' data-href='' data-lang='' data-text='' data-style='square' ></div>

Bagaimana, mudah bukan? Saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel tentang Cara Membuat Skype Share Button di Blogger ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. Dan jika kalian memiliki pertanyaan atau masalah seputar artikel diatas, silahkan ajukan komentar kalian dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger - Halo, sobat Infamous semua. Apa kabar? Kembali lagi Infamous Blog akan membagikan sedikit Tips Blogger untuk kalian semua. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger, bagi kamu yang penasaran bisa disimak ulasannya dibawah ini.

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger ini sebenarnya sangatlah mudah, meski begitu widget menu vertical accordion ini memiliki tampilan yang sangat menarik. Kita bisa menggunakan widget seperti untuk keperluan link menu pada blog kita. Baiklah, tidak usah panjang lebar lagi, bagi kamu yang penasaran dengan tampilan widget menu vertical accordion ini bisa lihat di live preview.

Bagaimana, menarik bukan menu vertical accordion ini? Nah, bagi kamu yang ingin mencoba memasang widget menu vertical accordion ini, kamu bisa langsung mengikuti langkah-langkah sederhana dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger

Pertama, hal yang harus sobat lakukan untuk bisa menerapkan menu vertical accordion ini diblog kalian. Sobat harus menambahkan sedikir kode CSS dibagian template blog kalian, untuk lebih jelasnya bisa dilihat kode css-nya dibawah ini. Silahkan buka dashborad blog kalian > Template > Edit HTML > lalu cari kode ]]></b:skin> dan paste-kan kode CSS dibawah ini tepat diatas kode ]]></b:skin> tersebut.

.cd-accordion-menu {
  width: 90%;
  max-width: 600px;
  background: #4d5158;
  margin: 4em auto;
  box-shadow: 0 4px 40px #70ac76;
}
.cd-accordion-menu ul {
  /* by default hide all sub menus */
  display: none;
}
.cd-accordion-menu li {
  -webkit-user-select: none;
  -moz-user-select: none;
  -ms-user-select: none;
  user-select: none;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox] {
  /* hide native checkbox */
  position: absolute;
  opacity: 0;
}
.cd-accordion-menu label, .cd-accordion-menu a {
  position: relative;
  display: block;
  padding: 18px 18px 18px 64px;
  background: #4d5158;
  box-shadow: inset 0 -1px #555960;
  color: #ffffff;
  font-size: 1.6rem;
}
.no-touch .cd-accordion-menu label:hover, .no-touch .cd-accordion-menu a:hover {
  background: #52565d;
}
.cd-accordion-menu label::before, .cd-accordion-menu label::after, .cd-accordion-menu a::after {
  /* icons */
  content: '';
  display: inline-block;
  width: 16px;
  height: 16px;
  position: absolute;
  top: 50%;
  -webkit-transform: translateY(-50%);
  -moz-transform: translateY(-50%);
  -ms-transform: translateY(-50%);
  -o-transform: translateY(-50%);
  transform: translateY(-50%);
}
.cd-accordion-menu label {
  cursor: pointer;
}
.cd-accordion-menu label::before, .cd-accordion-menu label::after {
  background-image: url(http://mybloggerlab.com/Images/cd-icons.svg);
  background-repeat: no-repeat;
}
.cd-accordion-menu label::before {
  /* arrow icon */
  left: 18px;
  background-position: 0 0;
  -webkit-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -moz-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -ms-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  -o-transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
  transform: translateY(-50%) rotate(-90deg);
}
.cd-accordion-menu label::after {
  /* folder icons */
  left: 41px;
  background-position: -16px 0;
}
.cd-accordion-menu a::after {
  /* image icon */
  left: 36px;
  background: url(http://mybloggerlab.com/Images/cd-icons.svg) no-repeat -48px 0;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label::before {
  /* rotate arrow */
  -webkit-transform: translateY(-50%);
  -moz-transform: translateY(-50%);
  -ms-transform: translateY(-50%);
  -o-transform: translateY(-50%);
  transform: translateY(-50%);
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label::after {
  /* show open folder icon if item is checked */
  background-position: -32px 0;
}
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label + ul,
.cd-accordion-menu input[type=checkbox]:checked + label:nth-of-type(n) + ul {
  /* use label:nth-of-type(n) to fix a bug on safari (<= 8.0.8) with multiple adjacent-sibling selectors*/
  /* show children when item is checked */
  display: block;
}
.cd-accordion-menu ul label,
.cd-accordion-menu ul a {
  background: #35383d;
  box-shadow: inset 0 -1px #41444a;
  padding-left: 82px;
}
.no-touch .cd-accordion-menu ul label:hover, .no-touch
.cd-accordion-menu ul a:hover {
  background: #3c3f45;
}
.cd-accordion-menu > li:last-of-type > label,
.cd-accordion-menu > li:last-of-type > a,
.cd-accordion-menu > li > ul > li:last-of-type label,
.cd-accordion-menu > li > ul > li:last-of-type a {
  box-shadow: none;
}
.cd-accordion-menu ul label::before {
  left: 36px;
}
.cd-accordion-menu ul label::after,
.cd-accordion-menu ul a::after {
  left: 59px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label,
.cd-accordion-menu ul ul a {
  padding-left: 100px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label::before {
  left: 54px;
}
.cd-accordion-menu ul ul label::after,
.cd-accordion-menu ul ul a::after {
  left: 77px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label,
.cd-accordion-menu ul ul ul a {
  padding-left: 118px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label::before {
  left: 72px;
}
.cd-accordion-menu ul ul ul label::after,
.cd-accordion-menu ul ul ul a::after {
  left: 95px;
}
.cd-accordion-menu.animated label::before {
  /* this class is used if you're using jquery to animate the accordion */
  -webkit-transition: -webkit-transform 0.3s;
  -moz-transition: -moz-transform 0.3s;
  transition: transform 0.3s;
}

Setelah kita menambahkan kode css di atas, jangan lupa untuk menyimpan tamplate blog kalian. Nah, langkah selanjutnya untuk dapat menampilkan menu vertical accordion di blog, kita harus menambahkan script HTML berikut ini dibagian widget html/javascript di blog kita. Silahkan buka Blogger > Layout > Add a Gadget > Add HTML/JavaScript > kemudian paste kode HTML dibawah ini kedalam konten box widget tersebut. Jangan lupa untuk menyimpan widget tersebut.

<ul class="cd-accordion-menu">
<li class="has-children">
<input type="checkbox" name ="group-1" id="group-1" checked>
<label for="group-1">Group 1</label>

 <ul>
 <li class="has-children">
 <input type="checkbox" name ="sub-group-1" id="sub-group-1">
<label for="sub-group-1">Sub Group 1</label>

<ul>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul>
</li>

<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
<li><a href="#0">Link Menu</a></li>
</ul> <!-- www.infamous.web.id -->

Selian dibagian sidebar blog, kalian juga bisa meletakkan script diatas sesuai keinginan kalian untuk dapat menampilkan widget menu vertical accordion. Namun hal yang perlu diperhatikan yaitu kesesuaian widget dan tata letak nantinya.

Bagaimana, cukup mudah bukan? Saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel tentang Cara Membuat Multi Level Vertical Accodion Menu di Blogger ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. Nah, bagi kamu yang memiliki masalah atau pertanyaan seputar artikel diatas, silahkan ajukan pertanyaan kalian dikotak komentar dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger - Mungkin kalian sering mendengar istilah "Time is Money", tapi kadang tanpa kita sadari kita sering melupakan waktu dan justru membuang waktu dengan percuma tanpa sesuatu yang penting. Oleh karena itu, dengan menambahkan sebuah jam analog klasik yang keren, bisa membuat tampilan blog kamu semakin dinamis sekaligus dapat membantu pengunjung untuk mengingat waktu yang aktual ketika mereka sedang sibuk membaca artikel diblog kita.

Beberapa waktu lalu, ada salah seorang pengunjung blog saya bertanya tentang bagaimana cara membuat dan menambahkan sebuah jam analog klasik di blogger? Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi sedikit tips untuk kalian semua tentang bagaimana cara memasang widget jam analog di blogger dengan mudah.

Apa itu Jam Analog?

Sebuah jam bisa dikatakan analog ketika angka jam terdiri dari 1 sampai 12  atau bisa dibilang menggunakan format sistem 12 jam dan jam analog bergerak menunjukan jam, menit, dan detik secara manual. Jam analog merupakan tampilan dasar sebuah jam. Dan perbedaan antara jam analog dan jam digital yaitu jika jam digital menunjukan waktu menggunakan angka-angka bukan garis.

Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger?

Sebelum kita melihat tutorialnya, ada baiknya jika kalian melihat preview widget jam analog ini terlebih dahulu. Untuk preview silahkan klik live preview.

Bagaiaman, tertarik? Nah, bagi kamu yang penasaran dan ingin mencoba memasang widget jam analog ini di blo kalian. Silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini dengan benar, untuk memasang widget jam analog di blog kalian.

Pertama, kita harus menambahkan script javascript untuk dapat memasang widget jam analog ini di blog. Untuk details lengkap script javascript ini, bisa dilihat dibawah ini. Kalian bisa menambahkan script javascript berikut ini dan meletakannya di atas kode </head> didalam template blog kalian.

<script type='text/javascript'>
/*<![CDATA[*/
// Analog Clock
initLocalClocks();
setUpMinuteHands();
function initLocalClocks() {
  // Get the local time using JS
  var date = new Date;
  var seconds = date.getSeconds();
  var minutes = date.getMinutes();
  var hours = date.getHours();


  // Create an object with each hand and it's angle in degrees
  var hands = [
    {
      hand: 'hours',
      angle: (hours * 30) + (minutes / 2)
    },
    {
      hand: 'minutes',
      angle: (minutes * 6)
    },
    {
      hand: 'seconds',
      angle: (seconds * 6)
    }
  ];
  // Loop through each of these hands to set their angle
  for (var j = 0; j < hands.length; j++) {
    var elements = document.querySelectorAll('.' + hands[j].hand);
    for (var k = 0; k < elements.length; k++) {
        elements[k].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        elements[k].style.transform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        // If this is a minute hand, note the seconds position (to calculate minute position later)
        if (hands[j].hand === 'minutes') {
          elements[k].parentNode.setAttribute('data-second-angle', hands[j + 1].angle);
        }
    }
  }
}

function YourTime() {
  // Get the local time using JS
  //var date = new Date;
  var hours = document.getElementById("hours_in").value;
  var minutes = document.getElementById("minutes_in").value;
  var seconds = document.getElementById("seconds_in").value;
 document.getElementById('scy').style.animation='rotate 60s infinite steps(60)';
  // Create an object with each hand and it's angle in degrees
  var hands = [
    {
      hand: 'hours_y',
      angle: (hours * 30) + (minutes / 2)
    },
    {
      hand: 'minutes_y',
      angle: (minutes * 6)
    },
    {
      hand: 'seconds_y',
      angle: (seconds * 6)
    }
  ];
  // Loop through each of these hands to set their angle
  for (var j = 0; j < hands.length; j++) {
    var elements = document.querySelectorAll('.your_time .' + hands[j].hand);
    for (var k = 0; k < elements.length; k++) {
        elements[k].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
        elements[k].style.transform = 'rotateZ('+ hands[j].angle +'deg)';
      1
        if (hands[j].hand === 'minutes_y') {
          elements[k].parentNode.setAttribute('data-second-angle', hands[j + 1].angle);
        }
    }
  }
}

/*
 * Set a timeout for the first minute hand movement (less than 1 minute), then rotate it every minute after that
 */
function setUpMinuteHands() {
  // Find out how far into the minute we are
  var containers = document.querySelectorAll('.minutes-container');
  var secondAngle = containers[0].getAttribute("data-second-angle");
  if (secondAngle > 0) {
    // Set a timeout until the end of the current minute, to move the hand
    var delay = (((360 - secondAngle) / 6) + 0.1) * 1000;
    setTimeout(function() {
      moveMinuteHands(containers);
    }, delay);
  }
}
/*
 * Do the first minute's rotation
 */
function moveMinuteHands(containers) {
  for (var i = 0; i < containers.length; i++) {
    containers[i].style.webkitTransform = 'rotateZ(6deg)';
    containers[i].style.transform = 'rotateZ(6deg)';
  }
  // Then continue with a 60 second interval
  setInterval(function() {
    for (var i = 0; i < containers.length; i++) {
      if (containers[i].angle === undefined) {
        containers[i].angle = 12;
      } else {
        containers[i].angle += 6;
      }
      containers[i].style.webkitTransform = 'rotateZ('+ containers[i].angle +'deg)';
      containers[i].style.transform = 'rotateZ('+ containers[i].angle +'deg)';
    }
  }, 60000);
}
//------------WWW.INFAMOUS.WEB.ID------------------

/*]]>*/
</script>

Setelah kita menambahkan script javascript diatas, langkah berikutnya kamu juga harus menambahkan kode css untuk mempercantik tampilan jam analog diblog kita. Kamu bisa meletakkan kode css berikut ini dan paste-kan di atas kode ]]></b:skin> didalam template blog kalian.

.label {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.label_y {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.clock_local {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local2 {
    border-radius: 50%;
    background: #bae2f6 url(http://mybloggerlab.com/Images/clock2.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    margin-left: 50px;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.clock_local2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.minutes-container,
.hours-container,
.seconds-container,
.seconds-container_y {
    position: absolute;
    top: 0;
    right: 0;
    bottom: 0;
    left: 0;
}
.hours {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
.hours_y {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes_y {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds_y {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
@keyframes rotate {
    100% {
        transform: rotateZ(360deg);
    }
}
.hours-container {
    animation: rotate 43200s infinite linear;
}
.minutes-container {
    animation: rotate 3600s infinite steps(60);
}
.seconds-container {
    animation: rotate 60s infinite steps(60);
}
.skin2 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock4.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin3 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock5.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin4 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock6.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin3::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin4::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.label {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.label_y {
    background: #fff;
    border-radius: 0.3em;
    color: #646464;
    font-family: MyriadPro-Regular, 'Myriad Pro Regular', MyriadPro, 'Myriad Pro', Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 1em;
    font-weight: bold;
    text-transform: uppercase;
    padding: 1em 1em 0.6em;
    position: absolute;
    top: -4em;
    left: 50%;
    transform: translate(-50%, 0);
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.clock_local {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local2 {
    border-radius: 50%;
    background: #bae2f6 url(http://mybloggerlab.com/Images/clock2.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 300px;
    width: 300px;
    float: left;
    margin-left: 50px;
    position: relative;
    box-shadow: 0 10px 20px rgba(0, 0, 0, 0.3);
}
.clock_local::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.clock_local2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.minutes-container,
.hours-container,
.seconds-container,
.seconds-container_y {
    position: absolute;
    top: 0;
    right: 0;
    bottom: 0;
    left: 0;
}
.hours {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
.hours_y {
    background: #000;
    height: 20%;
    left: 48.75%;
    position: absolute;
    top: 30%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2.5%;
}
.minutes_y {
    background: #000;
    height: 40%;
    left: 49%;
    position: absolute;
    top: 10%;
    transform-origin: 50% 100%;
    width: 2%;
}
.seconds_y {
    background: #dc0000;
    height: 45%;
    left: 49.5%;
    position: absolute;
    top: 14%;
    transform-origin: 50% 80%;
    width: 1%;
    z-index: 8;
}
@keyframes rotate {
    100% {
        transform: rotateZ(360deg);
    }
}
.hours-container {
    animation: rotate 43200s infinite linear;
}
.minutes-container {
    animation: rotate 3600s infinite steps(60);
}
.seconds-container {
    animation: rotate 60s infinite steps(60);
}
.skin2 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock4.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin3 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock5.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin4 {
    border-radius: 50%;
    background: #fff url(http://mybloggerlab.com/Images/clock6.svg) no-repeat center;
    background-size: 88%;
    height: 200px;
    width: 200px;
    float: left;
    position: relative;
    margin: 20px;
    box-shadow: 0 7px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
}
.skin2::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin3::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}
.skin4::after {
    background: red;
    border-radius: 50%;
    content: "";
    position: absolute;
    left: 50%;
    top: 50%;
    transform: translate(-50%, -50%);
    width: 4%;
    height: 4%;
    z-index: 10;
}

Nah, setelah kita manambahkan kode javascript dan css, sekarang saatnya kita menambahkan kode html yang akan menampilkan jam analog diblog kalian. Disini saya memiliki lima tampilan warna dan design jam analog yang berbeda, kalian bisa memilih sesuai dengan selera dan kecocokan dengan blog kalian.

Untuk menampilkan jam analog di blog kalian menggunakan kode html, kalian bisa meletakkan kode html ini dimanapun dibagian blog kalian. Untuk menambahkan jam analog di blog kalian bisa klik layout > tambahkan gadget baru > html/javascript dan paste kode html jam analog dibawah ini didalam konten box.

<div class="clock_local2">
<section class="label">Local time</section>
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="clock_local">
<section class="label">Local time</section>
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin2">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin3">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

<div class="skin4">
  <div class="hours-container">
    <div class="hours"></div>
  </div>
  <div class="minutes-container">
    <div class="minutes"></div>
  </div>
  <div class="seconds-container">
    <div class="seconds"></div>
  </div>
</div>

Nah, jika semua sudah selesai, jangan lupa untuk menyimpan widget kalian. Jika tidak terdapat error, maka kalian bisa langsung melihat tampilan widget jam analog ini blog kalian. Nah, jika kamu memiliki kemampuan yang baik dibidang css, kamu juga bisa melakukan customize tampilan jam analog ini dibagian kode css untuk mendapatkan tampilan yang kalian inginkan.

Demikian artikel saya kali ini tentang Cara Memasang Widget Jam Analog di Blogger. Jika kalian memiliki masalah dengan penerapan widget ini, silahkan ajukan pertanyaan kalian melalui kotak komentar dibawah ini. Selamat mencoba!

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar guys? Pada kesempatan kali ini saya kembali akan berbagi tips dan trik seputar blog untuk kalian semua. Karna kebetulan saya juga sudah lama tidak update artikel seputar script blog, nah baru kesempatan ini saya bisa menulis artikel yang berisi tentang script.

Tutorial kali ini tentang Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog, saya dedikasikan untuk sahabat blog yang pernah merequest tutorial ini di akun facebook pribadi saya. Saya minta maaf jika sudah membuat kalian menunggu, karna kebetulan baru sekarang saya berkesempatan untuk menulis artikel lagi.

Seperti judul artikel ini, dengan menerapkan tutorial ini kalian bisa mematikan klik kanan dan juga mendisable seleksi teks pada blog yang dipasangi script ini. Untuk cara mendisable seleksi teks diblog sebenarnya masih menggunakan cara dan script css yang sama pada umumnya, yaitu dengan mematikan user-select:none; pada blog kita. Script css-nya seperti dibawah ini:

.post-body {
-webkit-user-select:none;
-khtml-user-select:none;
-moz-user-select:none;
-ms-user-select:none;
user-select:none;
}

Nah, sedangkan untuk mematikan klik kanan pada blog, disini kita hanya memtikan fungsi oncontextmenu pada klik kanan tersebut. Jadi, textmenu sewaktu kita mengklik kanan tidak akan ditampilkan. Untuk kalian yang belum tahu apa itu oncontextmenu pada browser, silahkan lihat gambar dibawah ini.

Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog

Nah, lalu untuk cara mematikan oncontextmenu pada klik kanan di blog, sobat bisa menambahkan script dibawah ini kedalam tag <body> ditemplate blog kalian. Namun untuk lebih mudahnya, sobat bisa langsung menyalin semua script <body> dibawah ini kemudian mengganti script <body> yang ada didalam template kalian dengan script dibawah ini. Jangan lupa untuk menyimpan template blog kalian jika sudah selesai.

<body oncontextmenu='return(false)' ondragstart='return(true)' onkeydown='return(true)' onmousedown='return(true)' >

Saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga artikel saya ini tentang Cara Mematikan Klik Kanan dan Seleksi Teks di Blog bisa bermanfaat untuk sobat blogger semua. Jika kalian mengalami masalah atau bingung, silahkan ajukan komentar sobat dibawah ini. Sampai jumpa.

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar? Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sebuah widget yang saya rasa sudah tidak asing lagi bagi para Blogger. Yap, bener banget. Widget yang akan saya bagikan kali ini adalah widget share button yang sering sobat temui di berbagai blog.

Fungsi dari widget share button ini masih sama seperti widget share button yang lainnya, yaitu memungkinkan pengunjung blog untuk berbagi artikel yang mereka baca yang dirasa bermanfaat ke sosial media dengan mudah.

Lalu kenapa harus memasang widget share button ini?

Kenapa sobat harus memasang widget share button yang akan saya bagikan kali ini, itu karena widget share button ini sudah mendukung tampilan yang sangat responsive. Selian itu, widget share button ini juga dilengkapi dengan plugin counter yang memungkinkan untuk menampilkan jumlah share yang di klik oleh pengunjung. Untuk tampilan dari share button ini bisa sobat lihat seperti pada gambar dibawah ini, lengkap dengan fitur responsive-nya.

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog

Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog


Widget ini menggunakan fontawesome, pastikan di dalam template sudah terdapat link fontawesome.

1. Login ke Blogger > Template Editor > Tambahkan kode di bawah ini sebelum ]]></b:skin> atau </style>
/* Share Button dengan Counter untuk Blogger by http://semua-tutorialku.blogspot.com */
.Semua_Tutorialku_Blog { position: relative; background: none; z-index: 2; width: 100%; padding: 10px 0; display: inline-block; font-family: sans-serif; margin: 5px 0px; border-top: 1px dotted rgba(0, 0, 0, 0.05); border-bottom: 1px dotted rgba(0, 0, 0, 0.05); } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku { display: block; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { text-align: center; margin: 0 auto; display: inline-block; min-width: 41px; }  .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap1 { display: inline-block; width: 31px; float: left; }  .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul { margin: 0; padding: 0; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a:hover { color: #FFF !important; cursor: pointer; line-height: 25px; height: 100%; display: block; text-decoration: none; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { list-style: none; list-style-type: none; padding: 0; margin: 1px; float: left; width: 16%; max-width: 115px; display: inline-block; font-size: 13px; overflow: hidden; text-align: left; height: 25px; line-height: 25px; color: #fff; border: 1px solid rgba(0,0,0,0.04); -webkit-transition: all 0.4s ease-in-out; -moz-transition: all 0.4s ease-in-out; -ms-transition: all 0.4s ease-in-out; -o-transition: all 0.4s ease-in-out; transition: all 0.4s ease-in-out; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li .fa { color: #fff; font-size: 17px; font-weight: normal; font-family: FontAwesome; display: inline-block; text-align: center; padding: 0; height: 25px; line-height: inherit; width: 30px; background-color: rgba(0,0,0,0.1); border-right: 1px solid rgba(0,0,0,0.05); } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb { background: #3a579a; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb:hover { background: #314a83; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr { background: #00abf0; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr:hover { background: #0092cc; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus { background: #df4a32; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus:hover { background: #be3f2b; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst { background: #cd1c1f; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst:hover { background: #ae181a; }  
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin { background: #2554BF; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin:hover { background: #224EB4; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share.h6 { font-size: 10px; font-weight: bold; text-shadow: none!important; text-decoration: none; text-align: center; color: #000000; border-top: 3px solid #FFF600 !important; border-bottom: 0; padding: 0px !important; padding-top: 5px!important; margin: 0 !important; line-height: 8px; border-radius: 75% 0; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share { border: none; margin: 0px 5px 0px 1px; overflow: visible !important; width: 95px !important; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .share .count.h4 { font-size: 18px; font-weight: bold; text-shadow: none; text-decoration: none; font-family: sans-serif; text-align: center; color: #FF0000; line-height: 15px; margin-top: 0px; margin: -4px 0px 2px 0; min-height: 15px; padding: 0px; border: none; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus .share-btn, 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin .share-btn { position: relative; color: #C3C3C3; display: inline-block; text-align: center; font-weight: bold; font-size: 11px; float: right; min-width: 12px; font-family: sans-serif; padding: 0px 5px; background-color: rgba(0,0,0,0.28); border-radius: 0px 0px 0px 15px; }
@media only screen and (max-width: 979px){
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin { width: 34px; } 
.Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_fb .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_twtr .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_gplus .share-btn, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst .share-btn { display: none !important; } } 
@media only screen and (max-width:768px) { .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li a, .Semua_Tutorialku_Blog 
.Semua_Tutorialku ul li a:hover { color: #FFF !important; cursor: pointer; line-height: 25px; font-size: 11px; height: 100%; display: block; text-decoration: none; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { min-width: 34px; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_linkdin, .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .btn_pntrst { width: 30px; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { margin: 1px 3px; }  
@media only screen and (max-width:479px) { .Semua_Tutorialku_Blog 
.Semua_Tutorialku .share { border: none; margin: 0px 5px 0px 1px; overflow: visible!important; width: 80px!important; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li { width: 25px !important; margin: 2px; border-radius: 50px; border: 2px solid rgba(0, 0, 0, 0.14); } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku .wrap { display: none !important; } .Semua_Tutorialku_Blog .Semua_Tutorialku ul li .fa { width: 25px !important; } } 

2. Tambahkan kode di bawah ini tepat di bawah atau di atas <data:post.body/> atau <div class='post-footer'>.
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div class="Semua_Tutorialku_Blog">
<div class="Semua_Tutorialku">
<ul>
<li class="share">
<div class="share-btn" data-service="total">
<div class="count h4"></div>
<div class="share h6">SHARES</div>
</div>
</li>
<li class="btn_fb"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://www.facebook.com/share.php?v=4&amp;u=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;t=&quot; + data:post.title' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=436"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-facebook"></i>
</div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="facebook">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_twtr"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://twitter.com/share?text=&quot; + data:post.title + &quot;&amp;url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;via=RamaDony96&quot;' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=436"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-twitter"></i></div>
<div class="wrap">Tweet</div>
<div class="share-btn" data-service="twitter">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_gplus"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;https://plus.google.com/share?url=&quot; + data:post.url' onclick='javascript:window.open(this.href,"   "   ,"   menubar=no,toolbar=no,resizbutton_le=yes,scrollbars=yes,height=600,width=600"   );   return false;   ' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-google-plus"></i></div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="google">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_pntrst"><a data-pin-config="beside" expr:data-img='data:post.thumbnailUrl' expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://pinterest.com/pin/create/button/?url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;media=&quot; + data:post.thumbnailUrl + &quot;&amp;description=&quot; + data:post.title' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=500"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-pinterest"></i></div>
<div class="wrap">Pin</div>
<div class="share-btn" data-service="pinterest">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>
<li class="btn_linkdin"><a expr:data-url='data:post.url' expr:data-text='data:post.title' expr:href='&quot;http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;title=&quot; + data:post.title + &quot;&amp;summary=&quot; + data:post.snippet' onclick='window.open(this.href,"   sharer"   ,"   toolbar=0,status=0,width=626,height=500"   );   return false;' rel="nofollow">
<div class="wrap1"><i class="fa fa-linkedin"></i></div>
<div class="wrap">Share</div>
<div class="share-btn" data-service="linkedin">
<div class="count"></div></div>
</a>
</li>  
</ul>
</div>
</div>
</b:if>

Ganti kode yang ditandai dengan username Twitter sobat.

3. Tambahkan kode di bawah ini diatas kode </body>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>			
<script type="text/javascript">//<![CDATA[
$(document).ready(function () {
  var shareUrl = $("link[rel=canonical]").attr("href");
    $.getJSON('http://tbncounts-sharecounts.rhcloud.com/?url=' + encodeURIComponent(shareUrl) + "&callback=?", function (data) {
        shares = data.shares;
        $(".count").each(function (index, el) {
            service = $(el).parents(".share-btn").attr("data-service");
            count = shares[service];
            if (count > 1000) {
                count = (count / 1000).toFixed(1);
                if (count > 1000) count = (count / 1000).toFixed(1) + "M";
                else count = count + "k";
            }
            $(el).html(count);
        });
    });
});
//]]></script></b:if>

4. Simpan template dan lihat hasilnya.

Demikian Cara Membuat Responsive Share Button Dengan Counter di Blog, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion - Halo, sobat blogger semua. Apa kabar? Senang rasanya pada kesempatan kali ini saya kembali bisa menulis artikel di blog saya ini lagi. Setelah beberapa hari saya tidak update artikel di blog ini, nah mungkin sebagian dari sobat semua juga sudah menunggu artikel terbaru dari blog ini. Saya minta maaf, karna akhir-akhir ini saya mulai jarang online karna kesibukan saya sehari-hari sehingga tidak sempat untuk menulis artikel blog.

Pada artikel saya kali ini, saya akan memberikan tutorial tentang bagaimana cara membuat tab accordion di postingan blog menggunakan CSS3. Sebenarnya saya pernah menggunakan dan mencari-cari tutorial tentang membuat menu accordion dan dropdown di postingan blog ketika saya mengikuti perlombaan online, tapi saya masih merasa kesulitan dalam menemukan tutorial yang saya inginkan. Hingga saya menemukan script CSS3 Accordion, yang bisa saya gunakan untuk membuat menu tab accordion yang bisa diterapkan dipotingan blog.

Meski menu tab accordion ini hanya menggunakan script CSS3, akan tetapi tampilan tab accordion ini bisa tampil lebih minimalist dan elegant. Selian itu, tab accordion ini juga sangat cocok dengan berbagai warna template blog kalian. Untuk lebih jelasnya, sobat bisa melihat demo dari Tab Accordion CSS3 seperti dibawah ini.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion
Preview

Bagaimana, tertarik? Nah, bagi sobat semua yang tertarik dan ingin mencoba menggunakan tab accrodion ini dipostingan blog. Sobat bisa menerapkan Tab Accordion di postingan blog dengan mengikuti langkah-langkah sederhana dibawah ini.

Cara Membuat Tab Accordion di Postingan Blog Dengan CSS3 Accordion

1. Masuk ke blogger
2. Klik tab template > edit html
3. Lalu cari kode ]]></b:skin> dan paste kode css3 dibawah ini tepat diatas kode ]]></b:skin>
 .semua-tutorialku-blog{
 width: 50%;
 margin: 10px auto 30px auto;
 text-align: left;
}
.semua-tutorialku-blog label{
 font-family: 'BebasNeueRegular', 'Arial Narrow', Arial, sans-serif;
 padding: 5px 20px;
 position: relative;
 z-index: 20;
 display: block;
 height: 30px;
 cursor: pointer;
 color: #777;
 text-shadow: 1px 1px 1px rgba(255,255,255,0.8);
 line-height: 33px;
 font-size: 19px;
 background: #ffffff;
 background: -moz-linear-gradient(top, #ffffff 1%, #eaeaea 100%);
 background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(1%,#ffffff), color-stop(100%,#eaeaea));
 background: -webkit-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: -o-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: -ms-linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 background: linear-gradient(top, #ffffff 1%,#eaeaea 100%);
 filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#ffffff', endColorstr='#eaeaea',GradientType=0 );
 box-shadow: 
  0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3), 
  1px 0px 0px 0px rgba(255,255,255,0.9) inset, 
  0px 2px 2px rgba(0,0,0,0.1);
}
.semua-tutorialku-blog label:hover{
 background: #fff;
}
.semua-tutorialku-blog input:checked + label,
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover{
 background: #c6e1ec;
 color: #3d7489;
 text-shadow: 0px 1px 1px rgba(255,255,255, 0.6);
 box-shadow: 
  0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3), 
  0px 2px 2px rgba(0,0,0,0.1);
}
.semua-tutorialku-blog label:hover:after,
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover:after{
 content: '';
 position: absolute;
 width: 24px;
 height: 24px;
 right: 13px;
 top: 7px;
 background: transparent url(../images/arrow_down.png) no-repeat center center; 
}
.semua-tutorialku-blog input:checked + label:hover:after{
 background-image: url(../images/arrow_up.png);
}
.semua-tutorialku-blog input{
 display: none;
}
.semua-tutorialku-blog article{
 background: rgba(255, 255, 255, 0.5);
 margin-top: -1px;
 overflow: hidden;
 height: 0px;
 position: relative;
 z-index: 10;
 -webkit-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -moz-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -o-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 -ms-transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
 transition: height 0.3s ease-in-out, box-shadow 0.6s linear;
}
.semua-tutorialku-blog article p{
 
 color: #777;
 line-height: 20px;
 font-size: 14px;
 padding: 15px;
 
}
.semua-tutorialku-blog input:checked ~ article{
 -webkit-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -moz-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -o-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 -ms-transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 transition: height 0.5s ease-in-out, box-shadow 0.1s linear;
 box-shadow: 0px 0px 0px 1px rgba(155,155,155,0.3);
}
.semua-tutorialku-blog input:checked ~ article.article-semua-tutorialku-blog{
 height: 200px;
 text-align: justify;
}

4. Kemudian simpan template.

Nah, untuk menggunakan tab accordion ini di postingan blog sobat. Kalian bisa menggunakan script HTML dibawah ini, dan paste di mode HTML posting editor.
ERROR Loading..

Semoga bermanfaat..

Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger

Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger

Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger - Halo, apa kabar sobat blogger semua? Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit tips kepada kalian semua tentang Bagaimana Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger. Seperti yang kita ketahui, jika keberadaan social media sangat penting bagi sebuah blog ataupun website. Dimana social media dapat berperan aktif dalam meningkatkan perkembangan blog yang kita kelola, tentu social media selain sebagai tempat berpromosi blog, banyak hal lain juga yang bisa kita dapatkan dengan berinteraksi dengan berbagai social media.

Dengan kita menambahkan link menuju social media dari blog kita, seperti facebook, twitter, google+, atau social media yang lain, hal ini tentu akan memudahkan pengunjung blog kita untuk langsung berinteraksi dengan kita melalui social media tersebut. Selain itu, jika social media milik blog yang kita kelola memiliki banyak pengikut atau follower, tentu hal ini juga akan memudahkan kita untuk melakukan promosi dan blog yang kita kelolapun lebih cepat populer dimata pengunjung.

Baiklah, langsung saja. Bagi kamu yang penasaran dan sudah tidak sabar lagi ingin langsung memasang widget social media counter dengan icon fontawesome. Kamu bisa langsung mengikuti langkah-langkah pemasangannya dibawah ini. Sebelum itu, kamu juga bisa melihat preview dari widget social media counter kali ini pada gambar yang sudah saya siapkan dibawah ini.

Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger

Preview

Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger


1. Masuk ke akun blogger kamu, lalu klik template > edit html
2. Kemudian cari kode </head>, dan paste css FontAwesome berikut ini diatas kode </head>
<link href='//netdna.bootstrapcdn.com/font-awesome/4.5.0/css/font-awesome.min.css' rel='stylesheet'/>

Note: if your blog already have fontawesome icon stylesheet then you don't need to do it again,just skip this step.

3.  Selanjutnya, cari kode ]]></b:skin> dan paste kode css berikut diatas kode ]]></b:skin>
/* Social Media with counter Widget by http://semua-tutorialku.blogspot.com */
.list-unstyled {
  padding-left: 0;
  list-style: none;
  margin: 2px
}
.list-inline li {
  display: inline-block;
  padding-right: 5px;
  padding-left: 5px;
  margin-bottom: 10px
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa {
  font-size: 16px
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa {
  -webkit-transition: all 0.3s ease-in-out;
  -moz-transition: all 0.3s ease-in-out;
  -ms-transition: all 0.3s ease-in-out;
  -o-transition: all 0.3s ease-in-out;
  transition: all 0.3s ease-in-out
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa {
  width: 35px;
  height: 35px;
  line-height: 35px;
  text-align: center;
  color: #FFF;
  color: rgba(255, 255, 255, 0.8)
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-circle .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-circle .fa {
  border-radius: 50%
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-rounded .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-rounded .fa {
  border-radius: 2px
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-flat .fa,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-flat .fa {
  border-radius: 0
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa:active,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa:active {
  color: #FFF
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-zoom .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-zoom .fa:active,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-zoom .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-zoom .fa:active,
.SemuaTutorialkuBlog-social-sidebar li:hover {
  -webkit-transform: scale(1.1);
  -moz-transform: scale(1.1);
  -ms-transform: scale(1.1);
  -o-transform: scale(1.1);
  transform: scale(1.1)
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-rotate .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social.icon-rotate .fa:active,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-rotate .fa:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons.icon-rotate .fa:active {
  -webkit-transform: scale(1.1) rotate(360deg);
  -moz-transform: scale(1.1) rotate(360deg);
  -ms-transform: scale(1.1) rotate(360deg);
  -o-transform: scale(1.1) rotate(360deg);
  transform: scale(1.1) rotate(360deg)
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-dribbble,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-dribbble:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-dribbble:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #F46899
}

.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-stumbleupon,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-stumbleupon:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-stumbleupon:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #eb4924
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-reddit,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-reddit:hover {
  background-color: #5f99cf
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-facebook,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-facebook:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-facebook:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #3C599F
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-rss,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-rss:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-rss:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #f26522
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-flickr,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-flickr:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-flickr:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #d51007
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-flickr,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-flickr:hover {
  background-color: #FF0084
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-instagram,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-instagram:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-instagram:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #685243
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-foursquare,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-foursquare:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-foursquare:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #0086BE
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-github,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-github:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-github:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #070709
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-google-plus,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-google-plus:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-googleplus:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #CF3D2E
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-instagram,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-instagram:hover {
  background-color: #A1755C
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-linkedin,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-linkedin:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-linkedin:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #0085AE
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-pinterest,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-pinterest:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-pinterest:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #CC2127
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-twitter,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-twitter:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-twitter:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #32CCFE
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-vk,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-vk:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-vk:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #375474
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-soundcloud,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-soundcloud:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-soundcloud:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #FF4100
}
.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-vine,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-vine:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-vine:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #35B57C
}

.SemuaTutorialkuBlog-colored-social .fa-youtube,
.SemuaTutorialkuBlog-social-icons .fa-youtube:hover,
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-youtube:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background-color: #C52F30
}
.top-social ul li {
  margin: 0;
  padding: 0
}
div#socialicons-top {
  float: left
}
.top-social .list-unstyled {
  margin: 0
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons {
  text-align: center;
  overflow: auto;
  font-size: 22px;
  margin: 0 -8px
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-socialInner {
  position: relative;
  overflow: hidden;
  padding-left: 8px
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-social {
  float: left;
  width: 25%
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-sinn {
  padding-right: 8px
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-sinn:hover .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #fff
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  display: block;
  padding: 10px 0;
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-facebook .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #3B5998
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-googleplus .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #DD4B39
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-twitter .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #2AA9E0
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-instagram .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #685243
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-pinterest .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #CC2028
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-youtube .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #DE1829
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-vine .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #35B57C
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-soundcloud .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #FF4100
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-vk .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #45668e
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-foursquare .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #f94877
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-github .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #333333
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-dribbble .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #ea4c89
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-stumbleupon .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #eb4924
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-linkedin .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #0085AE
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-rss .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #f26522
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-flickr .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  color: #FF0084
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-sicon {
  background: #F5F5F5;
  -webkit-transition: all 0.3s ease;
  -moz-transition: all 0.3s ease;
  -ms-transition: all 0.3s ease;
  -o-transition: all 0.3s ease;
  transition: all 0.3s ease
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-scount {
  display: block;
  color: #FFFFFF;
  background: #007ABE;
  padding: 5px 0;
  position: relative;
  margin-bottom: 8px;
  font-size: 14px;
  font-weight: 600
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-scount:after {
  bottom: 100%;
  left: 50%;
  border: solid transparent;
  content: " ";
  height: 0;
  width: 0;
  position: aSemuaTutorialkuBlogolute;
  pointer-events: none;
  border-color: rgba(238, 238, 238, 0);
  border-bottom-color: #007ABE;
  border-width: 4px;
  margin-left: -4px
}
.SemuaTutorialkuBlog-socialicons .SemuaTutorialkuBlog-scount:hover {
  background: #222222;
}

4. Kemudian Simpan Template.

Nah, langkah selanjutnya untuk memasang widget social media counter ini, kamu bisa melakukan langkah sederhana dibawah ini.

1. Klik tab Tata Letak / Layout di blog kamu
2. Kemudian klik Add Gadget > pilih HTML/Javascript widget
3. Lalu paste kode HTML berikut didalam konten box widget tersebut.
<div class="SemuaTutorialkuBlog-socialicons">
<div class="SemuaTutorialkuBlog-socialInner">
  <!--Facebook-->
    <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-facebook SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Facebook">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-facebook"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.1K</span>
      </a>
      </div>
      </div>
  <!--Google Plus-->
    <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-googleplus SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Google Plus">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-google-plus"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">2K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--Twitter-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-twitter SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Twitter">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-twitter"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">1.4K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--Instagram-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-instagram SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Instagram">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-instagram"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">2K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--Pinterest-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-pinterest SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Pinterest">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-pinterest"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">4.5K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--Youtube-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-youtube SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="YouTube">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-youtube"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">2.8K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--Vine-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-vine SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Vine">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-vine"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.3K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
  <!--SoundCloud-->
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-soundcloud SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="SoundCloud">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-soundcloud"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
 
      <!--VK-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-vk SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="VK">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-vk"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
      <!---->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-foursquare SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Foursquare">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-foursquare"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
      <!--GitHub-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-github SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="GitHub">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-github"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
      <!--Dribbble-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-dribbble SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Dribbble">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-dribbble"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
 
     <!--Stumbleupon-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-stumbleupon SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Stumbleupon">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-stumbleupon"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">3.4K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
     <!--Linkedin-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-linkedin SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Linkedin">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-linkedin"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">1.5K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
     <!--Rss-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-rss SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tibse="Rss">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-rss"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">1.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
     <!--Flickr-->
      <div class="SemuaTutorialkuBlog-social">
  <div class="SemuaTutorialkuBlog-flickr SemuaTutorialkuBlog-sinn">
      <a href='#' target='_blank' tiSemuaTutorialkuBloge="flickr">
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-sicon"><i class="fa fa-flickr"></i></span>
      <span class="SemuaTutorialkuBlog-scount">2.9K</span>
      </a>
    </div>
    </div>
    </div>
</div>

Note: Jangan lupa untuk mengganti link social media diatas dengan milik kamu.

4. Simpan Widget, selesai.

Nah, Itulah sedikit tips Cara Membuat Widget Social Media Counter Dengan FontAwesome Icon di Blogger. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu semua, sampai jumpa. Selamat mencoba..

Membuat Embed Video Lebih Keren Dengan Frames MacBook di Blogger

Membuat Embed Video Lebih Keren Dengan Frames MacBook di Blogger

Membuat Embed Video Lebih Keren Dengan Frames MacBook di Blogger - Siapa yang suka banget embed video ke dalam postingan blog? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan kabar baik bagi kamu semua yang suka memasukkan video di dalam postingan blog. Apa itu? Pada artikel kali ini saya akan berbagi sedikit kode untuk mempercantik tampilan embed video kamu, jadi tidak hanya frame default yang bisa kita tampilkan.

Apa sih embed video itu?

Embed video adalah kegiatan memasukkan sebuah video kedalam blog atau website dengan menggunakan url video tersebut. Umumnya, sebuah embed video dikemas dengan frame yang di isi oleh url video yang kita inginkan. Jadi, sewaktu halaman tersebut dibuka maka otomatis frame yang telah kita isi dengan url video akan ikut termuat didalam halaman blog kita. Kamu bisa melakukan embed video dari berbagai situs berbagi video seperti, youtube maupun vimoe.

Memang kadang sebagai seorang blogger, kita kadang membutuhkan embed video didalam postingan blog untuk menunjang kualitas artikel yang kita buat. Meski ada yang bilang, jika kita terlalu banyak menggunakan frame diblog, hal tersebut akan berdampak buruk pada kualitas SEO blog yang kita kelola. Meski begitu tetap saja ada blogger yang memasukkan video ke dalam postingan blog, termasuk saya juga.

Menurut saya, seorang pemilik blog lebih tahu kebutuhan yang dibutuhkan oleh blog yang dikelolanya. Jadi, jika kita memang membutuhkan embed video dipostingan kenapa tidak? Jika berfikir masalah seo, bukannya kita sudah bisa mengakalinya dengan menggunakan shortcode dipostingan agar frame video yang kita embed tidak ikut terbawa ke dalam postingan.

Didalam artikel ini saya akan memberikan tiga script yang berhubungan dengan embed video, baik itu video youtube mau vimoe. Tiga script ini juga memiliki peran dan fungsi yang berbeda juga, untuk lebih jelasnya silahkan disimak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Dipostingan ini kamu bisa mendapatkan:

1. Membuat embed video dipostingan blog lebih responsive
2. Manampilkan video didalam frame yang responsive dengan pure CSS
3. Menampilkan video didalam frame image macbook yang responsive

Kamu bisa memilih salah satu script diatas, dan yang pasti semuanya responsive kok. :)

Baiklah, bagi kamu yang mungkin udah penasaran dengan bagaimana hasil penampilan dari kode kali ini. Langsung saja berikut ini Cara Membuat Embed Video Lebih Responsive dan Keren di Blogger. Selamat menyimak..

1. Membuat Embed Video Dipostingan Blog Lebih Responsive

Biasanya ketika kita melakukan embed video dari youtube atau situs lain kedalam postingan blog, shortcode yang kita dapatkan telah memiliki nilai properti seperti height dan width yang suda ditetapkan. Jadi, ketika seseorang membuka halaman blog kita yang memiliki embed video dengan resolusi layar lebih kecil dari yang ditentukan, maka hal ini akan membuat video kita menjadi kurang responsive dan tidak enak untuk dilihat.

Nah, jadi bagi kamu yang hanya mengingkan video yang kamu embed bisa tampil lebih responsive, kamu bisa menggunakan kode dibawah ini. Kode berikut ini hanya terdiri dari penambahan sedikit css untuk menentukan height dan width dari video yang kita embed, hal ini akan menentukan sesuai dengan resolusi layar yang membuka halaman blog kita.

Masukkan kode css dibawah ini kedalam template kamu, bisa diatas </b:skin> atau </style>
.video_outer_wrap {
        width: 100%;
        max-width: 560px;
        margin: 15px auto;
    }
    .video_wrap {
        position: relative;
        padding-bottom: 56%;
        padding-top: 0px;
        height: 0;
        background-color: #000 !important;
    }
    .video_wrap iframe,
    .video_wrap object,
    .video_wrap embed {
        position:absolute;
        top:0;
        width:100%;
        height:100%;
    }

Dan berikut ini shortcode yang bisa kamu gunakan untuk embed video kamu didalam postingan blog, gunakan dalam mode HTML.
<div class="video_outer_wrap">
 <div class="video_wrap bottomshadows">
 <iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/LxuVerv2lFU" frameborder="0" allowfullscreen></iframe> </div>
</div>

Cara Menggunakan Shortcode?

Untuk menggunakan shortcode diatas, kamu tinggal menyalin kode tersebut dan ketika kamu ingin memasukan video kedalam postingan blog, kamu tinggal mengganti url video yang saya tandai dengan url video yang kamu inginkan.

2. Manampilkan Video Didalam Frame yang Keren Dengan Pure CSS

Nah, ini script embed video yang harus kamu coba. Saya juga menyukai yang satu ini karna dibuat dengan pure css dan memiliki tampilan yang menarik dan memiliki loading yang cepat. Cara yang satu ini juga sudah dibuat responsive juga kok, jadi kamu tidak perlu ragu untuk menggunakannya.


Bagaimana? menarik kan. Bagi kamu yang ingin menggunakan cara yang ini, silahkan ukuti langkah-langkah dibawah ini untuk menerapkannya diblog kalian.

Masukkan kode css dibawah ini kedalam template kamu, bisa diatas </b:skin> atau </style>
.semua_tutorialku_blog_wrap {
        width: 100%;
        max-width: 560px;
     

  margin: 30px auto;
}
.semua_tutorialku_blog_inner {
    position: relative;
    padding-bottom: 53%;
    height: 0;
    background-color: #000 !important;
    border: 20px solid #3498db;
 border-radius: 10px; transition: all 3s ease-in-out;
 cursor:pointer;
}
.semua_tutorialku_blog_inner:hover {
    border: 20px solid #e74c3c;
}
.semua_tutorialku_blog_inner iframe,
.semua_tutorialku_blog_inner object,
.semua_tutorialku_blog_inner embed {
    position:absolute;
    top:0;
    width:100%;
    height:100%;
}
.semua_tutorialku_blog_bayangan
{
  position: relative;
}
.semua_tutorialku_blog_bayangan:before, .semua_tutorialku_blog_bayangan:after
{
  z-index: -1;
  position: absolute;
  content: "";
  bottom: 0px;
  left: 10px;
  width: 50%;
  top: 80%;
  max-width:300px;
  background: #777;
  -webkit-box-shadow: 0 30px 20px #777;
  -moz-box-shadow: 0 30px 20px #777;
  box-shadow: 0 25px 20px #777;
  -webkit-transform: rotate(-4deg);
  -moz-transform: rotate(-4deg);
  -o-transform: rotate(-4deg);
  -ms-transform: rotate(-4deg);
  transform: rotate(-4deg);
}
.semua_tutorialku_blog_bayangan:after
{
  -webkit-transform: rotate(4deg);
  -moz-transform: rotate(4deg);
  -o-transform: rotate(4deg);
  -ms-transform: rotate(4deg);
  transform: rotate(4deg);
  right: 10px;
  left: auto;
}
@media all and (max-width: 400px) {
.semua_tutorialku_blog_inner {
    border: 7px solid #e74c3c !important;
}
.semua_tutorialku_blog_bayangan:before, .semua_tutorialku_blog_bayangan:after {
    bottom: 9px !important;
} }

Dan berikut ini shortcode yang bisa kamu gunakan untuk embed video kamu didalam postingan blog, gunakan dalam mode HTML.
<div class="semua_tutorialku_blog_wrap">
 <div class="semua_tutorialku_blog_inner semua_tutorialku_blog_bayangan">
 <iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/LxuVerv2lFU?rel=0&theme=light&hd=1&showinfo=0" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
 </div>
</div>

Cara Menggunakan Shortcode?

Untuk menggunakan shortcode diatas, kamu tinggal menyalin kode tersebut dan ketika kamu ingin memasukan video kedalam postingan blog, kamu tinggal mengganti url video yang saya tandai dengan url video yang kamu inginkan.

3. Menampilkan video didalam frame image macbook yang responsive

Jika cara diatas hanya menggunakan pure css untuk mempercantik tampilan embed video kita, nah script yang ketiga ini menggunakan image sebagai frame video kita nantinya. Tentu pasti akan lebih menarik lagi hasilnya, apalagi image yang akan kita gunakan berupa macbook atau laptop. Jadi kita akan menampilakn embed video didalam sebuah macbook. Penasaran? silahkan lihat demo-nya dibawah ini.


Bagaimana? sangat menarik bukan tampilannya. Nah, bagi kamu yang ingin mencoba menggunakan script kode embed video seperti pada demo tersebut. Silahkan kamu ikuti langkah penerapannya dibawah ini.

Tambahkan kode dibawah ini kedalam template kamu, bisa diatas </b:skin> atau </style>
.semua_tutorialku_blog {
        width: 100%;
        max-width: 650px;
        margin: 15px auto;
    }
    .semua_tutorialku_blog_wrap {
        position: relative;
        padding-bottom: 43%;
        padding-top: 0;
        height: 0;
        overflow: hidden;
        -webkit-border-image: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbhKQ494pODU8j4BntQQrQfq5rw9BtEOW6VLJCYkDk-nLZW-BjHutcJiGLizGbPbBh63PvTZGaM_m0sD8S3WjMtIZVf_Q3742AuWxbRg3mn_wDG5RB534o4Ut-Y4MekNjOdeHlmVXJgs/s1600/macbook+laptop+frame.png') 50 233 112 228 stretch stretch;
        -moz-border-image: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbhKQ494pODU8j4BntQQrQfq5rw9BtEOW6VLJCYkDk-nLZW-BjHutcJiGLizGbPbBh63PvTZGaM_m0sD8S3WjMtIZVf_Q3742AuWxbRg3mn_wDG5RB534o4Ut-Y4MekNjOdeHlmVXJgs/s1600/macbook+laptop+frame.png') 50 233 112 228 stretch stretch;
        -o-border-image: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbhKQ494pODU8j4BntQQrQfq5rw9BtEOW6VLJCYkDk-nLZW-BjHutcJiGLizGbPbBh63PvTZGaM_m0sD8S3WjMtIZVf_Q3742AuWxbRg3mn_wDG5RB534o4Ut-Y4MekNjOdeHlmVXJgs/s1600/macbook+laptop+frame.png') 50 233 112 228 stretch stretch;
        border-image: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbhKQ494pODU8j4BntQQrQfq5rw9BtEOW6VLJCYkDk-nLZW-BjHutcJiGLizGbPbBh63PvTZGaM_m0sD8S3WjMtIZVf_Q3742AuWxbRg3mn_wDG5RB534o4Ut-Y4MekNjOdeHlmVXJgs/s1600/macbook+laptop+frame.png') 50 233 112 228 stretch stretch;
        border-color: rgba(0, 0, 0, 0);
        border-width: 27px 76px 55px 76px;
        border-style: inset;
    }
    .semua_tutorialku_blog_wrap iframe, .semua_tutorialku_blog_wrap object, .semua_tutorialku_blog_wrap embed {
        position: absolute;
        top: 0;
        width: 100%;
        height: 100%;
        background-color: #ddd;
    }
    @media (max-width: 500px) {
    .semua_tutorialku_blog_wrap {
        border-width: 20px 62px 40px 62px;
    }
    @media all and (max-width: 400px) {
    .semua_tutorialku_blog_wrap {
        border: none !important;
    }
    }

Dan berikut ini markup HTML yang bisa kamu gunakan untuk menampilkan frame image seperti diatas.
<div class="semua_tutorialku_blog">
 <div class="semua_tutorialku_blog_wrap">
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/LxuVerv2lFU?rel=0&amp;theme=dark&amp;controls=1&amp;showinfo=0&amp;autohide=0" frameborder="0" allowfullscreen=""></iframe>
 </div>
</div>

Cara Menggunakan?

Untuk menggunakan markup HTML diatas, masih sama penerapannya seperti pada tutorial nomor dua. Kamu hanya tinggal mengganti ID atau url video diatas dengan url video yang kamu inginkan. Ingat, masukkan script diatas dalam mode HTML dipostingan blog kamu.

***

Nah, itulah dia kreasi kita kali ini. Semoga kamu bisa menyukainya. Bagi kamu yang memiliki pertanyaan atau masalah ketika menerapkan tutorial diatas, silahkan ajukan dikotak komentar dibawah ini. Saya akan membantu kamu semaksimal mungkin, yang saya bisa. Semoga bermanfaat.

Oiya, jangan lupa kirim masukan kamu dibawah ini ya. Agar saya bisa membuat artikel yang lebih baik lagi kedepannya. Sampai jumpa..